Laman

Powered By Blogger

Selasa, 04 Desember 2012

last child sekuat hatimu lirik lagu

Ku mohon

hentikan air matamu mama..

Bila ternyata harus putus sekolahku...

Dan kupilih gaya hidup yg tiada pernah...

Indah dimatamu...

Tak mampu ku mengampuni diriku mama...

Bila ku cerna harunya arti doamu..

Yg kau panjatkan untuku saat ku bawa diriku smakin...

Dalam tuk terjatuh...

Bila ku tak pernah sanggup untuk bangkit dari kegagalan yg tak seharusnya kau sesali...

Karna kenyataan hidup yg aku jalani tak seindah saat ku dengar engkau bernyanyi...
Reff

*peluklah lelah jiwaku mama...

Yg terluka dipecundangi dunia..

Hanya kasih mu yg mampu lindungi lemah hatiku yg tak sekuat hati....mu.

ciptaan   :last child

Lirik lagu Maher Zein

Lirik Maher Zain Sepanjang Hidup

Aku bersyukur kau di sini kasih
Di kalbuku mengiringi
Dan padamu ingin ku sampaikan

Kau cahaya hati
Dulu ku palingkan diri dari cinta
Hingga kau hadir membasuh segalanya
Oh inilah janjiku kepadamu

Reff:
Sepanjang hidup bersamamu
Kesetiaanku tulus untukmu
Hingga akhir waktu kaulah cintaku cintaku
Sepanjang hidup seiring waktu
Aku bersyukur atas hadirmu
Kini dan selamanya aku milikmu

Yakini hatiku kau anugerah Sang Maha Rahim
Semoga Allah berkahi kita
Kekasih penguat jiwaku

Berdoa kau dan aku di Jannah
Ku temukan kekuatanku di sisimu
Kau hadir sempurnakan seluruh hidupku
Oh inilah janjiku kepadamu

Repeat reff
Yakini hatiku bersamamu ku sadari inilah cinta
Tiada ragu dengarkanlah
Kidung cintaku yang abadi


ciptaan  :Maher Zein

Senin, 03 Desember 2012

Arti Seorang Sahabat

Setegar apapun seseorang dia, suatu saat memerlukan sahabat untuk menangis di bahunya.  Tidak harus diartikan harfiah memang, namun pada hakikatnya semua orang memerlukan "tempat curhat" untuk meringankan beban yang dipikulnya sehari-hari.  Seseorang yang menyediakan kedua telinganya untuk mendengar dan hatinya untuk berempati tanpa menasihati atau menghakimi.

Hidup memang terkadang tidak bersahabat, sehingga kita memerlukan sahabat untuk menjalani dan menghadapi kehidupan itu.  Seorang sahabat yang menyediakan energi untuk kita agar mampu bangkit dan bersemangat kembali. Bahkan Rasulullah SAW saat menerima wahyu untuk pertama kalinya, beliau sedemikian takut hingga menggigil berkeringat dingin sampai perlu ditenangkan dan diselimuti istrinya, Khadijah R.A.

Namun sahabat kita itu bukanlah malaikat-malaikat bersayap yang tidak pernah berbuat salah atau tidak pernah merasa lelah.  Mereka adalah manusia yang tercipta dari tanah lumpung yang sama dengan diri kita.  Tidaklah bijaksana apabila kita memaksakan kehendak kita kepada mereka setiap saat.

Suatu kesalahan besar, apabila kita menuntut para sahabat kita untuk mendampingi dan menemani kita setiap waktu.  Mereka juga punya kepentingan sendiri yang menuntut kehadiran dan kemampuan terbaik mereka.  Mereka pun perlu memiliki waktu-waktu tertentu yang dapat mereka nikmati tanpa kehadiran orang lain.

Persahabatan sejati adalah persahabatan yang saling mengisi dan saling meningkatkan kualitas diri dalam berbagai bidang kehidupan.  Kekurangan seorang sahabat adalah ladang amal bagi kita dan kelebihan seorang sahabat adalah ladang ilmu bagi kita.  Dalam tingkatan yang lebih tinggi, kedua sahabat saling bercermin pada sahabatnya agar bisa melihat kekurangan dan kelebihan dirinya secara jujur, tanpa menjadi minder atau sombong.

Pada hakikatnya persahabatan yang sejati adalah persahabatan yang "Menjadi" bukan persahabatan yang sekedar "memiliki" seorang sahabat.  "Menjadi" di sini adalah menjadikan sang sahabat sebagai guru dan murid sekaligus.  Ada kalanya kita mengajari, mengkritik dan memberi saran pada sang sahabat dan ada kalanya kitalah yang menerima semua hal tersebut. 

Sebagaimana disebutkan dalam sebuah pepatah Arab "Sahabat yang baik adalah yang menunjukkan kepada kebaikan. Sahabat itu yang dapat membuatmu menangis akan hakikat kehidupan, bukan membuatmu tertawa." Semua itu hanya bisa terjalin dengan adanya komunikasi yang baik dan efektif. Komunikasi yang baik bukan berati tanpa hambatan atau kesalahpahaman.  Namun, dalam komunikasi yang sehat dan baik, konflik bisa segera diatasi dan persahabatan tetap dapat dipertahankan dan  dijalin kembali dengan lebih baik lagi.

Kemudahan dan kecepatan akses komunikasi yang dihasilkan oleh perkembangan pesat teknologi informasi, tidak lantas menjamin bahwa persahabatan akan terbina dengan baik.  Kecepatan peralihan informasi justru sering kali membuka peluang yang besar untuk salah paham, sehingga merusak atau bahkan menghancurkan persahabatan.  Pesatnya kemajuan teknologi informasi tidak selalu berbanding lurus dengan kemampuan dan ketrampilan manusia berkomunikasi dengan sesamanya. Terkadang kata-kata atau canda yang tidak tepat bisa merusak, minimal mengurangi, tingkat kepercayaan seseorang pada sahabatnya.

Persahabatan terjalin karena kepedulian, kepedulian terbentuk karena pengertian, pengertian diperoleh dengan komunikasi yang baik dan efektif. Sebaliknya, komunikasi yang tidak efektif menghasilkan kesalahpahaman. Kesalahpahaman menghasilkan prasangka buruk. Prasangka buruk menghasilkan ketidakpercayaan. Dan pada akhirnya, ketidakpercayaan menghasilkan permusuhan. Apabila permusuhan sudah terjadi, sangat sulit untuk kembali menjalin komunikasi.  Sungguh merupakan sebuah kerugian besar apabila persahabatan, apalagi yang sudah terbina dalam waktu yang lama, harus terputus dan hancur begitu saja 

bwt vicky best friend forever